Tommy Bilang KKN Makin Parah? Begini Patgulipat Mobnas Timor

Jakarta – Tommy Soeharto menyatakan KKN kini makin parah. Pernyataan Ketua Umum Partai Berkarya bikin kaget, karena bapaknya Tommy, Presiden Soeharto dilengserkan mahasiswa karena suburnya praktik KKN.

Salah satu praktik KKN yang terjadi kala itu adalah proyek Mobil Nasional Timor. Proyek itu jatuh ke tangan Tommy pada 1996. Timor kemudian mendatangkan mobil dari Korea Selatan dan melabelinya sebagai mobil nasional.

Baca juga: Probo, Orang Cendana Keempat yang Masuk Penjara

Setelah Soeharto lengser, bisnis mobnas itu terbongkar. Ternyata Timor menunggak pajak triliunan rupiah. Dirjen Pajak kemudian menyita aset Timor di beberapa bank yang kini berubah menjadi Bank Mandiri.

Agen Judi Bandar Togel – Casino – Live Games Pool Terpercaya Dengan Minimal Deposit Hanya 20 Ribu untuk Pendaftaran Silakan KLIK DISINI

Timor tidak terima dan mengajukan keberatan. Di tingkat kasasi, MA memenangkan Timor. Atas hal itu, Dirjen Pajak cq Kemenkeu dan Bank Mandiri mengajukan PK dan menang.”Menolak gugatan penggugat (PT Timor Putra Nasional) untuk seluruhnya,” demikian bunyi putusan PK Nomor 539 PK/PDT/2009 yang dikutip detikcom, Senin (23/7/2018).

Baca juga: Soeharto Minta Golkar Perjelas Statusnya dalam Kasus KKN

Berikut pertimbangan MA:

1. Atas utang-utang tersebut oleh Hutomo Mandala Putra (Komisaris Utama) dan Moedjiono (Direktur Utama) telah diterbitkan surat sanggup (aksep/promes) dan berjanji tanpa syarat untuk membayar kepada PT Bank Bumi Daya sebesar US$ 260.112.095 pada tanggal 21 September 1999.

2. Utang-utang tersebut oleh Penggugat telah diberikan jaminan bank berupa jaminan fiducia.

3. Seharusnya, apabila Penggugat akan mencairkan dana rekening dan deposito atas nama miliknya, terlebih dahulu ia harus membuktikan utang-utangnya tersebut sudah tidak ada lagi.

4. Namun ternyata Penggugat sama sekali tidak dapat membuktikan dalil bantahan terhadap klaim dari Tergugat I (Bank Mandiri-red) dan Tergugat (Kemenkeu-red) yang menyatakan Penggugat masih mempunyai utang.

“Bahwa dengan demikian dana rekening dan deposito yang dituntut oleh Penggugat dalam perkara a quo harus ditolak karena kewajibannya kepada Tergugat I (Bank Mandiri-red) dan atau Tergugat II (Kemenkeu-red) masih ada atau belum lunas,” kata majelis hakim.

Lalu berapa utang Timor ke Kemenkeu/negara? Yaitu sebesar Rp 1,027 triliun dan giro USD 3,974.64.

Agen Judi Bola – Casino – Poker Terpercaya Dengan Minimal Deposit Hanya 20 Ribu untuk Pendaftaran Silakan KLIK DISINI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *