TKI Asal Rantauprapat Diperkosa dan Dibunuh di Malaysia, Beginikah Nasib TKI Indonesia..??

Ratnasari warga Dusun Siluman A, Desa Tebing Linggahara, Kecamatan Bilah Barat, Kabupaten Labuhanbatu Sumut, tenaga kerja wanita (TKW) yang bekerja di sekitar Pelabuhan Klang, Slangor, Malaysia dikabarkan tewas. Tewasnya gadis usia 34 tahun itu diduga diperkosa lalu dibunuh. Informasi yang dihimpun, Kamis (12/10) anak pasangan Efendi (65) dan Sariyem alias Atik (61) itu dibunuh dengan cara dicekik oleh seorang warga Myanmar di Malaysia.

Camat Bilah Barat, Nunggang Siregar saat dihubungi membenarkan informasi tewasnya gadis yang bekerja selama 17 (tujuh belas) tahun itu di Malaysia, namun ia meminta agar menghubungi Kepala Desa setempat, Soleh. ” Ya, ada saya dapat info dari Kades, saat ini jenazah sudah diperjalanan menuju rumah duka, mungkin sebentar lagi sampai ” kata Camat Kecamatan Bilah Barat saat dihubungi. Hal yang sama dikatakan Kepala Desa Tebing Linggahara, Soleh saat dikonfirmasi juga membenarkan kejadian yang menewaskan Ratnasari TKW tulang punggung keluarganya tersebut. ” Ya meninggal dunia di malaysia, jasadnya masih dalam perjalanan kerumah duka di Dusun Siluman A, infonya dikebumikan hari ini juga ” sebutnya.

Agen Judi Bandar Togel – Casino – Live Games Pool Terpercaya Dengan Minimal Deposit Hanya 20 Ribu untuk Pendaftaran Silakan KLIK DISINI

Sementara ayah korban, Efendi (65) saat dikonfirmasi membeberkan kejadian pemerkosaan dan pembunuhan yang dialami anak kandungnya itu yang sudah 17 tahun menjadi TKW di Pelabuhan Klang, Slangor, Malaysia. ” Tak disangka kejadiannya, anak ku diperkosa dan dibunuh di Malaysia, itu lah info yang dapat kami dan infonya juga kejadian nya sudah diberitakan koran di Malaysia dan TV di Malaysia ” kata Efendi didampingi Kepala Dusun Siluman A, Paeran dan didampingi RT setempat.

Ayah lima anak itu menceritakan bahwa korban berangkat pertama kali menjadi TKW ke Malaysia pada tahun 2002 dan pernah pulang di tahun 2010 hingga kabar duka ini diterima pihak keluarga. ” Diakan tulang punggung keluarga. Pernah pulang tahun 2010. Meninggal, Selasa (3/10/2017) dan keluarga dikabarkan, Rabu (4/10/2017) sekira jam 23.00 wib. Padahal dia (korban) Senin (2/10/2017) baru saja menelpon kami (keluarga), keadaannya sehat dan tidak pernah ada masalah dikerjaannya. Padahal rencana bulan dua belas ini dia rencana pulang. ” Pulanglah kau nak biar bapak carikkan jodoh disini” kenang Efendi menirukan pembicaraan nya kepada korban sehari sebelum kejadian.

Terakhir pembicaraan ditelpon, tambah Efendi, korban (Ratnasari) meminta foto kedua orangtuanya, dan foto itu sudah dikirimkan hal tersebut, ucapnya tidak bisa dilupakan oleh dirinya dan keluarga. ” Anaknya bagus bergaul dengan keluarga dan tetangga, dia mau pulang katanya bawa kejutan, ngak tau dia pulang sudah meninggal. Pelaku pemerkosaan warga negara Myanmar sudah ditangkap polisi Malaysia dan informasi yang diterima keluarga dari Malaysia pelaku lebih dari satu orang dan masih dalam pencarian pihak kepolisian Malaysia ” bebernya.

Agen Judi Bola – Casino – Poker Terpercaya Dengan Minimal Deposit Hanya 20 Ribu untuk Pendaftaran Silakan KLIK DISINI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *