Selingkuh, Warga Bangkalan Dianiaya Pakai Bambu Runcing

Suasana Desa Bilaporah Barat mencekam. Kabarnya selepas Duhur, seorang warga bernama Muhammad Sirin, 35 tahun, dianiaya beramai-ramai oleh tetangganya sendiri. Isunya, penganiayaan berat itu dilatari masalah perselingkuhan korban dengan istri salah satu pelaku. Bilaporah terletak di Kecamatan Socah, sekitar 30 menit dari pusat kota Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur ke selatan arah Pelabuhan Kamal. Akses termudah ke TKP lewat Kampung Lengguleng, Desa Keleyan.

Meninjau tempat penganiayaan, terasa betul suasana mencekam itu. Warga yang duduk di teras rumah atau di warung menatap tajam seolah menembus kaca helm bila ada orang baru melintasi desa itu. Kira-kira satu kilometer dari mulut Gang Pesakalan, melewati jalan kecil beraspal namun berkelok, tampak mobil polisi dengan lampu suar masih menyala. Garis polisi tampak dipasang memenglilingi sebuah pekarangan di kiri jalan. Ada tiga rumah dan sebuah langgar di pekarangan itu, di rumah yang terasnya berbentuk huruf L, Sirin dianiaya para pelaku.

“Kejadianya pas masuk waktu salat duhur,” kata seorang polisi di TKP. Yang ganjil, plafon rumah berbentul L itu rusak parah, jebol hampir di semua sisi. Pecahan asbes berserakan dilantai. Di halaman ada setumpuk potongan bambu. Kata polisi, bambu itu digunakan pelaku menjebol plafon. “Korban sembunyi di plafon, makanya para pelaku merusak plafon agar korban keluar,” ujar dia.

Setengah jam kemudian aparat dari Polsek Socah dan tim Buser Polres Bangkalan tiba di TKP mengevakuasi korban penganiyaan ke rumah sakit. “Polisi naik tangga ke atap untuk evakuasi Sirin, tak ada warga bantu polisi, mungkin karena kasus perselingkuhan,” kata polisi yang sama.

Agen Judi Bandar Togel – Casino – Live Games Pool Terpercaya Dengan Minimal Deposit Hanya 20 Ribu untuk Pendaftaran Silakan KLIK DISINI

Kepergok Selasa Malam

Ihwal kabar perselingkuhan itu, mendapat keterangan lebih rinci dari seorang warga sebut saja namanya Abdullah. Dia cerita pelaku penganiayaan tak lain tetangga Sirin sendiri dan masih ada hubungan keluarga. Rumah pelaku hanya berjarak 50 meter dari rumah korban. Ceritanya, sabtu malam Mul, 27 tahun, memergoki Sirin sedang berduaan dengan istrinya di rumah. Mendapati istrinya berselingkuh, Mul lantas memberitahu keluarganya. Mul dan istri Sirin masih sepupu.

Entah bagaimana respon keluarga setelah mendengar penuturan Mul itu. Yang pasti, esok harinya mereka beramai-ramai menyerang Sirin. Saat penyerangan, Hanifah, istri Sirin, tengah tertidur di ruang tamu Bersama anaknya yang masih berusia 7 tahun. “Saya dibangunkan dan dibawa keluar oleh empat orang, saya lihat banyak orang di halaman, mereka pegang bambu, habis itu saya tak sadar, setelah sadar saya sudah berada di rumah nenek,” kata Hanifah seperti tertuang dalam laporan polisi.

Diduga, setelah Hanifah dan anaknya dievakuasi itulah, Sirin dianiaya para pelaku. Meski sempat diselamatkan polisi, namun menjelas sore, Sirin meninggal di ruang IGD RSUD Syamrabu. Dia terluka parah di kepala belakang, telinga kanan, punggung belakang dan sejumlah luka tusuk dipinggang. “Setelah sadar, sore saya ke rumah sama nenek, plafon sudah hancur semua,” tutur Hanifah.

Agen Judi Bola – Casino – Poker Terpercaya Dengan Minimal Deposit Hanya 20 Ribu untuk Pendaftaran Silakan KLIK DISINI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *