PDIP Ungkap Kesulitan Pemerintahan Jokowi karena RPJM Disusun SBY

Jakarta – Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyatakan koalisi Joko Widodo tengah menyusun bersama visi misi Jokowi untuk Pilpres 2019 dalam bentuk Nawacita Jilid II. PDIP menyinggung kesulitan sinkronisasi nawacita Jokowi karena Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Nasional yang masih disusun pemerintah sebelumnya pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Kami juga mempertajam kerja sama di antara Parpol tata pemerintahan yang jauh lebih efektif ke depan kaerna kita akan bergerak cepat,” ujar Hasto usai rapat 9 Sekjen Parpol Koalisi Jokowi di Gedung Joang ’45, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (4/8/2018).

“Tadi disampaikan juga kesulitan Pak Jokowi misalnya visi misi dengan nawacitanya ternyata RPJM nya masih disusun waktu pemerintahaan Pak SBY,” imbuh Hasto.

Agen Judi Bandar Togel – Casino – Live Games Pool Terpercaya Dengan Minimal Deposit Hanya 20 Ribu untuk Pendaftaran Silakan KLIK DISINI

Baca juga: SBY Bandingkan Level Kemiskinan, PDIP: Jawab Saat Kampanye

Parpol-parpol pendukung Jokowi menurutnya akan bekerja bersama menyusun platform pada Nawacita Jilid II. Hasto pun yakin, koalisi Jokowi akan mampu memenangkan sang petahana dalam pemilu nanti.

“Ini nanti akan jadi satu kesatuan. Apalagi di sini kekuatannya 62 persen di DPR berdasarkan pemilu yang lalu. Kami optimis dan saling melengkapi satu sama lain. Ini yang tadi kami bahas dan koordinasi akan semakin intens di antara kami,” ucapnya.

Dalam rapat malam ini, koalisi Jokowi sudah membahas soal implementasi Nawacita. Pembahasan antar sekjen parpol pendukung Jokowi itu yang akan menjadi dasar perumusan Nawacita II.

Baca juga: AHY: Apresiasi yang Baik di Era Mega, yang Belum Baik Diperbaiki SBY

“Dan peletakan dasar bagaimana visi 2045 ke depan. Sehingga ini menjadi satu nafas karena yang sudah diciptakan Pak Jokowi, ada 9 yang sudah dibahas dan kita bicara tentang visi ke depan, 2045 itu sehingga satu nafas dengan Nawacita I,” sebut Hasto.

Tak hanya itu, koalisi juga menyoroti soal pesantren yang selama ini juga menjadi perhatian Jokowi. PKB dan PPP sebagai partai agamis di Koalisi Jokowi diminta untuk bekerja sama khususnya pada hal-hal yang terkait dengan Islam.

“Berbagai hal secara spesifik juga dibahas yang menunjukkan sinergitas antar-partai dari PPP, PKB, juga bagaimana untuk memberikan perhatian yang sangat kokoh terhadap pesantren dan itu kami kami bahas secara komprehensif,” tutup Hasto.

Agen Judi Bola – Casino – Poker Terpercaya Dengan Minimal Deposit Hanya 20 Ribu untuk Pendaftaran Silakan KLIK DISINI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *