Lihat Pengemis Dijemput Fortuner “Kata Sandi”

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku tidak mengetahui ada pengemis berpenghasilan tinggi di Ibu Kota. Anies bahkan terkejut, saat disebutkan nominal uang yang ditemukan pada pengemis itu saat dirazia. “Iya toh, boleh juga itu,” kata Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat. Mendengar hal ini, Anies pun ingin memastikan kembali pendapatan pengemis tersebut, sebelum memberikan komentar. “Saya enggak mau asal komentar aja, saya lihat dulu kasusnya, kita panggil Dinas Sosial nanti,” ujar dia.

Di lokasi yang sama, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyatakan, pengemis yang berpenghasilan tinggi itu merupakan bentuk eksploitasi rasa iba ke orang lain. “Berarti mengeksplotasi rasa iba orang. Menurut saya perlu pembinaan untuk mencari nafkah tentu yang lebih terhormat, daripada mendorong mereka terus meminta-minta,” ujar Sandi.

Sandiaga pun mengaku pernah menemukan pengemis serupa, saat dia lari di kawasan Senayan. “Saya juga pernah ngasih uang itu, terus saya tunggu pas lagi lari. Di pojokan itu dijemput mobil (Toyota) Fortuner. Jadi saya pernah lihat dengan mata kepala sendiri,” jelas Sandiaga.

style=”text-align: justify;”>Agen Judi Bandar Togel – Casino – Live Games Pool Terpercaya Dengan Minimal Deposit Hanya 20 Ribu untuk Pendaftaran Silakan KLIK DISINI

Pengemis Tajir

Sebelumnya, Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat merazia penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) atau pengemis. Dalam razia kali ini, petugas mengamankan seorang pengemis yang membawa emas dan uang hampir Rp 23 juta. Pengemis itu ditemukan saat sedang mengemis di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Kramat Sentiong, Jakarta Pusat, Minggu 12 November 2017. Uang tersebut diduga berasal dari hasil mengemis.

“Uang kertasnya itu Rp 22 juta sekian, terus ada uang recehnya jadi hampir Rp 23 juta. Sedangkan emasnya itu dibungkus, tidak dipakai karena dia kan sedang mengemis,” kata Kepala Suku Dinas Jakarta Pusat, Susana Budi Susilowati. Susana mengatakan, pengemis itu diketahui bernama Sri dan berumur 43 tahun. Sri sempat berontak saat hendak diamankan oleh petugas Dinas Sosial Jakarta Pusat.

Agen Judi Bola – Casino – Poker Terpercaya Dengan Minimal Deposit Hanya 20 Ribu untuk Pendaftaran Silakan KLIK DISINI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *