Kisah Batu Kuno Penyelamat Nyawa Manusia di Jepang

Tokyo – Gempa bumi menjadi keniscayaan bagi Jepang, negeri yang terletak di Cincin Api Pasifik. Tak jarang, lindu berskala besar diikuti terjangan gelombang gergasi alias tsunami.

Tak ada yang bisa memprediksi, kapan gempa akan mengguncang. Namun, warga Negeri Sakura punya cara untuk meminimalisasi dampak terjangan gelombang raksasa. Salah satunya, dengan mengindahkan saran nenek moyang yang terukir dalam ‘batu tsunami’.

Kata tsunami berasal dari Bahasa Jepang. Tsu berarti pelabuhan, sementara nami adalah gelombang, atau secara harfiah gabungan kata tersebut memiliki makna ombak besar yang menerjang pelabuhan.

Agen Judi Bandar Togel – Casino – Live Games Pool Terpercaya Dengan Minimal Deposit Hanya 20 Ribu untuk Pendaftaran Silakan KLIK DISINI

Seperti dikutip dari situs The Vintage News, Kamis (1/3/201), ada ratusan batu tsunami yang didirikan di sepanjang pesisir Jepang, selama berbagai periode. Konon, kebanyakan berasal dari 1896, tahun ketika gelombang raksasa menerjang dan menewaskan 22 ribu orang. Namun, ada juga yang jauh lebih tua.

Salah satunya adalah Prasasti Jogan, yang berisi peringatan tsunami. Tablet batu tersebut diyakini berasal dari tahun 869 Masehi. Sementara, insiden tersebut dikenal sebagai Jogan Jishin atau ‘Gempa Sanriku 869’ menerjang wilayah Honshu utara, memicu kerusakan dalam skala massif.

Sebuah catatan tertulis, dan juga batu tsunami, menjadi pengingat terjadinya malapetaka itu. Memastikan kisahnya tak hilang ditelan zaman.

Selama berabad-abad kemudian, warga Jepang melanjutkan tradisi menempatkan batu tsunami di wilayah pesisir. Pesan-pesan yang terkandung tak seragam. Misalnya yang ada di Kesennuma, Prefektur Miyagi, Honshu.

“Selalu bersiap menghadapi tsunami tak terduga. Utamakan nyawa daripada kepunyaan dan barang berharga milik Anda,” demikian yang tertera dalam prasasti itu.

Agen Judi Bola – Casino – Poker Terpercaya Dengan Minimal Deposit Hanya 20 Ribu untuk Pendaftaran Silakan KLIK DISINI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *