Kabar Pilu dari Buaya Pengacak-acak Isi Tambak Warga di Gorontalo

Gorontalo – Masih ingat dengan buaya besar yang mengacaukan tambak warga? Buaya yang saat ini ditangani Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Gorontalo itu dikabarkan tak sehat. Ia menolak ayam hidup maupun ayam mati yang diberikan petugas semenjak warga menangkap buaya tersebut pada 5 Februari 2018.

Penasihat Gorontalo Peduli Satwa (GPS) yang menampung buaya sementara, Romy Pakaya menjelaskan buaya jantan sepanjang 4,5 meter itu sebenarnya lapar. Namun, ia diduga stres berat hingga enggan makan. Tubuhnya kini juga penuh luka.

Ia menduga ketika ditangkap oleh masyarakat, buaya diperlakukan tidak baik sehingga mengakibatkan luka. “Buaya ini kami perkirakan berusia di atas 15 tahun. Jenis buaya ini merupakan buaya muara atau Crocodylus porosus dan sejak kami merawatnya,” ungkapnya.

Agen Judi Bandar Togel – Casino – Live Games Pool Terpercaya Dengan Minimal Deposit Hanya 20 Ribu untuk Pendaftaran Silakan KLIK DISINI

Romy mengatakan pihaknya saat ini sudah menyerahkan kembali buaya tersebut kepada BKSDA Gorontalo. Karena tempat yang disediakan olehnya kecil, hal itu bisa berpengaruh pula pada tingkat stres buaya ini.

“Oleh karena itu, buaya kami pindahkan ke BKSDA, karena di BKSDA sudah menyediakan tempat untuk buaya ini agar bisa hidup dengan baik dan tidak stres lagi sebelum dilepaskan ke alam liar,” katanya.

Sementara itu, Kepala BKSDA Gorontalo, Sjamsudin Hadju, mengatakan pada awalnya BKSDA menitipkan buaya ini kepada pihak GPS karena BKSDA belum memiliki tempat yang representatif. Namun, saat ini, sudah ada lokasi yang dibangun untuk buaya tersebut yakni berupa bak berukuran 5×4,5 meter.

“Kami mendapatkan informasi sejak ditangkap oleh masyarakat maupun sejak di lokasi penitipan, buaya ini tidak mau makan. Oleh karena itu, kami sesegera mungkin membangunkan kandangnya,” ucapnya.

Agen Judi Bola – Casino – Poker Terpercaya Dengan Minimal Deposit Hanya 20 Ribu untuk Pendaftaran Silakan KLIK DISINI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *