IPB Buka Layanan Warung E-KTP untuk Mahasiswa

Institut Pertanian Bogor (IPB) bekerja sama dengan Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyelenggarakan “Program Layanan Warung e-KTP”. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mendukung Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA) dan membantu civitas akademika IPB untuk mendapatkan haknya sebagai warga negara yaitu mendapatkan e-KTP. Layanan Warung e-KTP digelar di Graha Widya Wisuda, Kampus IPB Dramaga Bogor dan dibuka selama dua hari yaitu tanggal 30 dan 31 Mei 2018.

Wakil Rektor Bidang Sumberdaya, Perencanaan dan Keuangan, Agus Purwito mengatakan, pelayanan Warung e-KTP di IPB berawal dari permintaan Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, ketika memberikan Kuliah Umum pada tanggal 2 Mei 2018 di IPB. Saat itu, para peserta kuliah umum banyak civitas akademika IPB yang mengeluh kepada Mendagri belum menerima maupun memiliki e-KTP. “Mendagri akhirnya berkomitmen membantu menuntaskan e-KTP untuk civitas akademika IPB melalui layanan warung e-KTP,” ujar Agus.

Warung e-KTP berbasis kampus ini pertama kali diselenggarakan di Indonesia dan diharapkan IPB dapat menjadi contoh untuk pelayanan e-KTP di kampus-kampus lainnya di Indonesia. Warung e-KTP sendiri diperuntukkan bagi seluruh pegawai IPB (dosen dan tenaga kependidikan) beserta keluarganya dan mahasiswa di berbagai strata (Diploma, Sarjana, dan Pascasarjana). Warung e-KTP melayani empat kelompok yaitu penduduk yang sudah melakukan perekaman tetapi belum mendapatkan e-KTP, penduduk yang belum melakukan perekaman, penduduk yang melakukan perubahan elemen data e-KTP dan pemilih pemula yang berusia 17 tahun pada Pilkada Juni 2018.

Setelah dilakukan proses pendaftaran sampai dengan tanggal 15 Mei 2018, data sivitas akademika IPB dan keluarga yang sudah teregistrasi sejumlah 1.856 orang. Jumlah dosen yang tercatat sebanyak 258 orang, tenaga kependidikan 124 orang, keluarga pegawai 345 orang, dan mahasiswa 1.129 orang. Dari total jumlah tersebut, sebanyak 48.92% atau 908 orang adalah mereka yang sudah melakukan perekaman namun belum mendapatkan e-KTP. Sebanyak 265 orang belum melakukan perekaman dan civitas yang ingin melakukan perubahan elemen data pada e-KTP sebanyak 659 orang. Sisanya sekitar 1,29% adalah pemilih pemula. Namun demikian, masih banyak civitas akademika IPB yang belum mendaftarkan diri. Tapi akan tetap diberikan pelayanan saat datang ke Warung e-KTP ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *