Fadli Zon Dukung Hasil Lelang KPK Masuk Kas Negara, Pencitraan Atau Kutu Loncat

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi membuka lelang barang hasil rampasan dari koruptor. Wakil Ketua DPR Fadli Zon mendukung langkah itu selama negara tetap diuntungkan. ‘Kalau uangnya masuk (kas) negara ya saya kira bagus, ada pemasukan daripada tidak jelas dikumpulkan (hasil rampasan),’ kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu 23 September 2017.

Barang rampasan seperti mobil bakal mengalami penurunan nilai bila tak dimanfaatkan. Biaya rutin perawaran barang tersebut pun terbilang besar. Sementara bila tak dirawat barang rampasan bakal menjadi besi tua dan rongsokan. Tapi, Fadli mengingatkan, ada mekanisme dalam proses lelang barang rampasan. KPK, tegas dia, harus memastikan barang yang dilelang memiliki surat lengkap dan sah secara hukum, terutama barang otomotif.

‘Misal (mobil dibeli) dari penyelundupan itu gimana status barang itu di sisi hukum yang lain, itu soal kepemilikan yang sah, jadi menurut saya ini harus diselesaikan,’ jelas Fadli. Apalagi, penjualan dilakukan dengan cara lelang. Meski harga yang dipasang terbilang murah, proses lelang membuat harga bisa menjadi lebih tinggi daripada sebelumnya.

Agen Judi Bandar Togel – Casino – Live Games Pool Terpercaya Dengan Minimal Deposit Hanya 20 Ribu untuk Pendaftaran Silakan KLIK DISINI

‘Misalnya ditetapkan Rp100 juta, tapi kalau peminatnya banyak bisa jadi Rp150 juta. Jadi menurut saya ini harus jelas dulu duduk persoalannya,’ tegas Fadli. Dirjen Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata mengatakan lelang hari ini harusnya menjadi salah satu pilihan masyarakat dalam membeli suatu aset. Isa berpendapat keikutsertaan KPK dalam proses lelang merupakan hal lumrah.

Setiap barang yang sudah selesai proses hukumnya memang dimasukkan ke dalam proses lelang. Barang-barang yang salah satunya merupakan hasil gratifikasi itu harus ditentukan pemanfaatannya. ‘Hasil lelang harus masuk ke kas negara menjadi biaya masuk ke negara tidak kena pajak. Kalau enggak dimanfaatkan seperti ini oleh negara di lelang saja agar bisa memberikan income kembali kepada negara,’ jelas dia.

Lelang barang rampasan KPK akan dilaksanakan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) III di JCC, Jakarta Pusat pukul 13.30 WIB. Peserta lelang tidak bisa mendaftar saat acara berlangsung. Peserta harus sudah mendaftar di situs lelangdjkn.kemenkeu.go.id. Peserta juga harus melakukan registrasi ulang di JCC dan dikenakan biaya 3 persen dari harga lelang.

Agen Judi Bola – Casino – Poker Terpercaya Dengan Minimal Deposit Hanya 20 Ribu untuk Pendaftaran Silakan KLIK DISINI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *