Bacakan Keluhan Masyarakat Jakarta Via Medsos, Disindir Tak Sebaik Era Ahok

Gubernur Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengadakan rapat koordinasi dengan seluruh lurah, camat hingga walikota dan bupati se-Jakarta di Balai Agung Balaikota Jakarta. Di sana Anies menekankan pentingnya aspek pelayanan publik dari Pemprov Jakarta kepada masyarakat. Ia meminta para aparat dan pegawai di kantor kelurahan, kantor kecamatan, dan kantor walikota serta kantor bupati untuk menerapkan slogan datangi, senyum, dan sapa.

“Masyarakat harus jadi prioritas, berikan pelayanan terbaik kepada mereka. Bahasa universal yang paling mudah adalah senyum, jangan buat masyarakat merasa tak nyaman di Jakarta.” “Kemudian proaktif mendatangi warga, jangan anggap dengan mendatangi warga kita mendapati masalah. Anggap masalah sebagai ladang prestasi,” jelas Anies Baswedan.

Setelah itu Anies membacakan sejumlah keluhan warga kepada Pemprov Jakarta melalui media sosial terkait pelayanan publik. Anies menunjukkan masih banyak keluhan warga mengenai pelayanan publik di kantor kelurahan, kantor kecamatan, dan seterusnya. Bahkan para warganet menyindir pelayanan publik pada masa jabatan Anies dan Sandiaga Uno yang belum berumur satu bulan mengalami kemunduran dibandingkan era gubernur sebelumnya.

Agen Judi Bandar Togel – Casino – Live Games Pool Terpercaya Dengan Minimal Deposit Hanya 20 Ribu untuk Pendaftaran Silakan KLIK DISINI

“Saya datang ke Kantor Kelurahan Meruya Selatan pukul 12.00 WIB dan tidak ada penjaganya, padahal makan siang bisa gantian. Lalu ada yang mengeluh pukul 07.50 datang ke kelurahan tapi belum ada petugasnya, ini tidak pernah terjadi pada era gubernur sebelumnya,” ucap Anies membacakan keluhan warga.

Masih banyak keluhan warga lainnya yang dibacakan Anies seperti diminta memperhatikan warga masyarakat yang harus susah payah mengambil cuti demi mengurus berkas-berkas, kantor kecamatan yang kotor, aduan ke aplikasi Qlue yang kini jarang ditanggapi dan sebagainya.

“Bahkan ada yang mengeluh mengurus surat nikah dimintai zakat, padahal temannya di Jakarta Timur mengurus hal yang sama tidak dimintai apa-apa. Anda jangan tertawa, ini masalah lho,” tegur Anies sambil tersenyum melihat para lurah dan camat tertawa membaca keluhan tersebut.

Lebih jauh Anies meminta tidak ada pungutan liar, korupsi, dan gratifikasi dalam bentuk apapun. “Saya minta itu jangan dilakukan. Jangan sampai kesalahan satu atau dua saja bisa merusak citra baik yang telah dikejar secara kerja keras oleh aparatur Pemprov Jakarta secara keseluruhan.

Agen Judi Bola – Casino – Poker Terpercaya Dengan Minimal Deposit Hanya 20 Ribu untuk Pendaftaran Silakan KLIK DISINI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *