Artis K-Pop Jang Ja-yeon Bunuh Diri karena Tak Tahan Jadi Budak Seks?

Pada 2009, artis terkenal asal Korea Selatan, Jang Ja-yeon, mengakhhiri hidupnya dengan cara tragis. Dia bunuh diri. Dugaan awal, dia merasa tertekan karena terus dilecehkan secara seksual oleh manajemen perusahaan tempatnya meniti karier. Menurut Variety.com, Jang yang membintangi serial drama televisi Boys Over Flowers, mengungkapkan alasan sebenarnya dia bunuh diri melalui sebuah buku catatan pribadinya.

Uneg-unegnya selama menjadi artis kebanggaan Negeri Gingseng dituangkan dalam tulisan tangan sebanyak tujuh lembar. Dia menceritakan bahwa manajemen kerap memaksanya untuk berhubungan seks dengan sejumlah pria terkenal. Jang Ja-yeon menuliskan setidaknya 31 pria yang melakukan pelecehan seksual terhadapnya, termasuk eksekutif perusahaan, perwakilan surat kabar dan direktur. Dalam catatan itu, Jang Ja-yeon juga menyebutkan nama-nama sejumlah “sponsor” pribadi.

Agen Judi Bandar Togel – Casino – Live Games Pool Terpercaya Dengan Minimal Deposit Hanya 20 Ribu untuk Pendaftaran Silakan KLIK DISINI

Namun, terlepas dari klaim yang mengejutkan itu, ketika kasus ini pertama diselidiki, hanya CEO agensi dan manajernya yang didakwa atas tuduhan kekerasan dan pencemaran nama baik. Sepuluh orang lainnya yang tercantum dalam catatan Jang Ja-yeon diselidiki, tetapi tidak ada yang dituntut. Pada akhirnya, kematian artis berusia 29 tahun itu diputuskan sebagai kasus bunuh diri, karena kenyataannya Jang Ja-yeon mengaku depresi.

Lantaran gerakan #MeToo telah merebak di Korea Selatan, sejumlah organisasi pendukung hak wanita meminta kasus kematian Jang Ja-yeon dibuka kembali. Lebih dari 200.000 orang menandatangani petisi yang menyerukan agar kasus tersebut diselidiki ulang. Kementerian Kehakiman Korea Selatan mendengarkan permintaan mereka dan meminta jaksa untuk mengusut kembali kasus kematian artis berambut panjang itu.

Agen Judi Bola – Casino – Poker Terpercaya Dengan Minimal Deposit Hanya 20 Ribu untuk Pendaftaran Silakan KLIK DISINI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *