Anies Di Antara Tawa Dan Jerit Pedagang Tanah Abang

Senyum Sherli (50) terus membingkai wajahnya saat memindahkan barang dagangannya ke tenda merah di depan Stasiun Tanah Abang, Jumat ini. Sherli merupakan salah satu PKL yang beruntung mendapat jatah tenda dari Pemprov DKI. “Saya dapat tenda nomor 12,” ujar Sherli yang menjual baju pakaian pria dan wanita itu. Sherli mengaku sangat senang bisa menjadi pedagang resmi. Selama ini, dia bersama teman-temannya menduduki trotoar di depan stasiun Tanah Abang Baru.

Kini dengan tenda baru, Sherli mengaku tidak takut lagi terjaring razia oleh Satpol PP. “Biasanya diuber-uber, takut. Sekarang bisa tenang. Senangnya 1.000 kali (lipat),” ucap Sherli. arga Kampung Bali itu yakin tidak akan ada penurunan omzet jualan, meski tidak lagi berdagang di trotoar Tanah Abang. Apalagi, saat ini menjelang musim liburan, dia optimistis dagangannya akan ludes diborong pembeli. “Di sini juga ramai banget kok, pasti laris tetap,” kata dia.

Sherli mengaku berterima kasih pada Gubernur Anies Baswedan karena sudah diberikan lapak bagus. Terima kasih banyak Pak Gubernur, kami bisa jualan cari rezeki, enggak takut,” ucap dia. Sherli mengatakan, sudah didata oleh Dinas sejak awal bulan lalu. Tadi malam, dia datang ke Kecamatan Tanah Abang untuk mengundi nomor tenda yang akan ia tempati. “Semalam ambil undian, senang bisa dapat gratis,” kata Sherli.

Senada dengan Sherli, Siti Asiyah penjaga toko di Blok B Tanah Abang juga menyambut gembira adanya Bus Transjakarta gratis di Tanah Abang. Warga Kebayoran Baru itu biasanya harus merogoh kocek Rp 3.000 untuk naik angkot dari stasiun ke Pasar Blok B. “Ini gratis? Alhamdulillah,” ucap dia. Menurut Siti, adanya bus akan memudahkan pengguna kereta mencari angkutan. Apalagi, kata Siti, kini dapat menikmati angkutan ber-AC. Ia berharap bus Transkajakarta itu gratis tidak hanya sementara. “Semoga tetap gratis selamanya,” ujarnya lalu tertawa.

Agen Judi Bandar Togel – Casino – Live Games Pool Terpercaya Dengan Minimal Deposit Hanya 20 Ribu untuk Pendaftaran Silakan KLIK DISINI

Jerit Penghuni Blok G

Di tengah kegembiraan pedagang kaki lima (PKL) Tanah Abang yang mendapatkan lapak resmi berupa tenda dari Pemprov DKI, para pedagang kios resmi di Pasar Blok G Tanah Abang justru menjerit kecewa. Salah satu pedagang Blok G, Yeni (52), mengaku bingung bagaimana nasib para pedagang yang berada di kios resmi di dalam blok-blok pasar Tanah Abang. “Kecewa besar ya, saya merasa gubernur sekarang PKL ditata, yang kita mau dikemanakan Pak Gubernur?” ujar Yeni di Tanah Abang.

Bila PKL diresmikan, Taufik, seorang pedagang Blok G, menyebut dagangan para penjual di toko atau kios otomatis akan sepi. “Kalau diresmikan PKL-nya, kita tambah sepi. Kita bingung, kita semrawut, ke Blok G akses juga kesulitan,” katanya. Senada dengan Yeni, Taufik juga tidak setuju dengan dilegalkannya PKL di Tanah Abang. “Kenapa meresmikan? PKL balik lagi ke jalan, kita enggak setuju,” ujarnya.

Agen Judi Bola – Casino – Poker Terpercaya Dengan Minimal Deposit Hanya 20 Ribu untuk Pendaftaran Silakan KLIK DISINI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *