Anehhh.. Militan Isis Ini Malah Senang Dan Kegirangan Terpilih Menjadi Pembawa Bom Bunuh Diri

Ketika kita tau akan mati mungkin banyak orang akan merasa cemas dan takut tapi tidak dengan Militan ISIS ini ia malah bangga setengah matii dan senang bukan main. Kelompok ISIS menyebarkan video propaganda yang menunjukkan seorang militan kegirangan setelah terpilih jadi calon pelaku bom (bomber) bunuh diri. Militan ISIS yang sudah dicuci otaknya itu merayakan suka citanya karena terpilih menjadi “martir”.

Dalam video, militan muda berjanggut diberi tahu bahwa dia akan mengemudikan yang sarat bahan peledak untuk aksi bunuh diri dengan menabrakkannya ke posisi musuh. Ada dua militan yang diundi oleh seorang militan senior untuk menentukan siapa bomber ISIS berikutnya. Undian itu dilakukan dengan kerikil.

Setelah terpilih, militan muda itu dicium rekan-rekannya di bagian kepala. Dia terus tertawa dan melompat kegirangan. Video juga memperlihatkan mobil yang dijaga ketat, di mana mobil sarat bahan peledak itu akan digunakan untuk misi bunuh diri oleh calon “martir”. Video propaganda ISIS dirilis hari sabtu kemarin, ketika Irak gencar meluncurkan operasi militer untuk membebaskan Mosul. Saat militer Irak menggempur tiga wilayah di Kirkuk, ISIS melakukan serangan balasan yang menewaskan puluhan sandera.

Sejumlah kalangan memperkirakan, serangan merebut kota Mosul bakal berlangsung lama, yakni bisa memakan waktu berbulan-bulan. Sejauh ini, hingga Rabu kemarin, belum terlihat eksodus besar-besaran dari Mosul sejak operasi militer dimulai. “Kami tahu, mereka pasti sedang dijadikan perisai hidup (oleh NIIS),” kata Jeff Davis, Juru Bicara Pentagon. Ia mengatakan, warga Mosul ditahan sejak beberapa pekan lalu.

Agen Judi Bandar Togel – Casino – Live Games Pool Terpercaya Dengan Minimal Deposit Hanya 20 Ribu untuk Pendaftaran Silakan KLIK DISINI

Televisi Al Jazeera juga memberitakan, NIIS telah meminta penduduk sipil di desa Talal Naser dan Al-Salamah agar segera pindah ke Mosul. Dikhawatirkan, NIIS akan memaksa penduduk sipil di perdesaan sekitar Mosul pindah ke kota Mosul untuk dijadikan perisai manusia dalam menghadapi serangan pasukan Irak dan Peshmerga.

Menteri Luar Negeri Irak Ibrahim Jaafari dalam konferensi pers di Baghdad, Selasa lalu, juga menuduh NIIS akan menggunakan warga sipil sebagai tameng manusia.
Kekhawatiran dan tuduhan itu dikonfirmasi beberapa warga Mosul dan sekitarnya saat dihubungi kantor berita Reuters melalui sambungan telepon. Mereka mengungkapkan, milisi NIIS menghalangi warga untuk meninggalkan Mosul.

Sebagian warga bahkan diarahkan ke bangunan-bangunan yang pernah digunakan NIIS dan diperkirakan bakal jadi target serangan militer Irak, Peshmerga, dan pasukan koalisi pimpinan AS. “Cukup jelas, Daesh (NIIS) mulai menjadikan warga sipil sebagai perisai hidup dengan memperbolehkan keluarga-keluarga untuk tinggal di bangunan-bangunan yang kemungkinan bakal jadi target serangan udara,” kata Abu Mahir, warga Mosul.

Anwar, warga Irak lain yang tinggal di dekat Bandar Udara Mosul, bercerita, untuk bisa meninggalkan Mosul, warga harus melewati pos-pos pemeriksaan yang dijaga ketat oleh milisi NIIS. “Saya sampaikan kepada milisi Daesh (NIIS) di pos pemeriksaan, saya akan tinggal di rumah saudara perempuan,” katanya.

“Seorang anggota NIIS menghubungi lewat radio komunikasinya untuk memastikan saya tidak berbohong dan hanya setelah ia mendengar suara di seberang yang mengatakan, ‘Biarkan ia pergi,’ barulah saya bisa menarik napas lega.” Beberapa warga lain yang masih tertahan di Mosul saat dihubungi kantor berita AFP melalui telepon mengungkapkan, pada siang hari kota Mosul agak lengang. Di malam hari, jalan-jalan di kota tersebut ditutup.

Agen Judi Bola – Casino – Poker Terpercaya Dengan Minimal Deposit Hanya 20 Ribu untuk Pendaftaran Silakan KLIK DISINI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *